Sumberarum Jadi Tuan Rumah FGD Pengembangan Irigasi Tersier 2.000 Hektare DIY
Sumberarum - Kalurahan Sumberarum menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Dokumen Pengembangan Irigasi Tersier Seluas 2.000 Hektare di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan perencanaan pengembangan jaringan irigasi tersier guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di wilayah DIY.
FGD dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman, serta Tim Pelaksana Swakelola Tipe II Bidang Sumber Daya Air dan Drainase. Turut hadir pula jajaran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Moyudan, Prambanan, Ngemplak, Sleman, dan Minggir.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Lurah Kalurahan Sumberarum, Lurah Kalurahan Madurejo, Lurah Kalurahan Umbulmartani, Lurah Kalurahan Caturharjo, Lurah Kalurahan Sendangarum, dan Lurah Kalurahan Trimulyo, bersama perwakilan Kelompok Tani (KT) dari masing-masing kalurahan yang menjadi wilayah sasaran pengembangan irigasi.
Melalui forum diskusi ini, para peserta membahas kondisi eksisting jaringan irigasi tersier, kebutuhan pengembangan di lapangan, serta berbagai masukan teknis dan administratif yang akan menjadi dasar penyusunan dokumen perencanaan. Sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, pemerintah kalurahan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran serta mendukung pemerataan layanan irigasi bagi lahan pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penyelenggaraan FGD di Balai Kalurahan Sumberarum menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin