Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Padukuhan Sejati Desa Gelar Adat Baritan "Ngguyang Sapi”

02 Agustus 2026
Kader Digital Sumberarum
Dibaca 30 Kali
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Padukuhan Sejati Desa Gelar Adat Baritan "Ngguyang Sapi”

Sumberarum - Padukuhan Sejati Desa, Kalurahan Sumberarum, kembali melestarikan kearifan lokal melalui penyelenggaraan Adat Baritan (Guyang Sapi) yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekhidmatan. Tradisi tahunan ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki, hasil pertanian, serta harapan akan kesehatan ternak dan keselamatan warga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya yang mengambil titik keberangkatan dari Pendopo Pelangi Progo Padukuhan Sejati Desa menuju kawasan Sungai Progo, tepatnya di lokasi Watu Tumpuk. Kirab berlangsung meriah dengan diikuti oleh warga yang membawa gunungan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan yang telah diterima.

Setibanya di lokasi, acara dilanjutkan dengan prosesi Guyang Sapi, yaitu tradisi memandikan sapi di aliran Sungai Progo. Prosesi ini merupakan simbol penyucian, ungkapan doa agar ternak senantiasa sehat, terhindar dari penyakit, serta membawa keberkahan bagi para peternak dan masyarakat.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti Kembul Bujono, yakni makan bersama yang mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kerukunan antarwarga. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan semakin memperkuat semangat masyarakat dalam menjaga persatuan sekaligus melestarikan tradisi warisan leluhur.

Melalui penyelenggaraan Adat Baritan (Guyang Sapi) ini, masyarakat Padukuhan Sejati Desa berharap nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat terus diwariskan kepada generasi muda sehingga tradisi lokal tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya Kalurahan Sumberarum.

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Padukuhan Sejati Desa Gelar Adat Baritan "Ngguyang Sapi”